Bagaimana biola atau violin dibuat bukanlah bahasan yang kerap dipahami oleh para pengguna alat musik tersebut. Ketidaktahuan ini pun juga mencakup bahan-bahan pembuatnya seperti lem kayu untuk biola.
Padahal memahami bahasan mengenai lem untuk biola sedikit banyak akan membantu kita mengerti alat musik ini. Misalnya ketika terjadi gangguan pada suaranya. Jangan salah, bahan seperti lem yang sering dianggap hanya sebagai perekat saja, juga punya dampak besar pada kualitas suara violin.
Secara umum, lem setidaknya berpengaruh pada 3 aspek:
- Kualitas perekatan
- Kualitas suara biola yang dihasilkan
- Estetika biola.
Poin terakhir mengenai estetika meliputi dampak warna lem terhadap alat musik tersebut. Munculnya glue line harus dihindari karena menimbulkan cacat warna. Padahal di pasaran banyak lem yang bisa menimbulkan glue line atau garis lem.
Dengan pemahaman akan lem untuk biola, kita juga bisa menghindari terjadinya kerusakan. Misalnya kita tahu bahwa faktor panas bisa menyebabkan kerusakan kimiawi ikatan adhesive. Sehingga agar biola lebih tahan lama, sebaiknya kita tidak menempatkannya pada kondisi yang terlalu panas
Baca juga :Â Tempat Jual Lem Kayu untuk Biola Terpercaya!
Rekomendasi: Lem untuk Biola
Dari berbagai jenis lem kayu yang dijual di pasaran, produk adhesive yang kami rekomendasikan untuk biola adalah lem Crossbondâ„¢. Lem ini terbuat dari bahan dasar polyvinyl acetate water based dan didesain khusus untuk merekatkan media kayu. Contohnya Crossbondâ„¢. Keunggulan Crossbondâ„¢ X 3 yang menggunakan bahan dasar PVAc adalah:
- Daya rekat kuat
- Tahan lama
- Tidak bau
- Food grade
- Murah, bisa Anda peroleh dengan harga Rp. 45.000,-
- Cara aplikasi sangat mudah dan hemat
- Water based atau larut air
- Tahan kelembaban dan ancaman indoor lainnya
Selain Crossbondâ„¢ X 3, lem kayu untuk biola yang bagus digunakan adalah Crossbondâ„¢ X 4. Kedua jenis Crossbondâ„¢ tersebut berbeda dalam hal bahan dasar hingga fungsinya. Bila Crossbondâ„¢ X 3 berbahan dasar PVAc, Crossbondâ„¢ X 4 berbahan dasar resin alifatik. Selain itu, Crossbondâ„¢ X 4 berfungsi untuk perekatan laminasi sedangkan Crossbondâ„¢ X 3 untuk perekatan konstruksi,
Mana yang harus Anda pilih? Jawabannya tergantung kebutuhan Anda. Kedua varian Crossbondâ„¢ memiliki fungsi yang berbeda sehingga bisa melengkapi satu sama lain.
Baca juga :Â Mengenal Biola: Pengertian, Sejarah, dan Bagian-bagiannya