hiasan charcoal

Punya kayu tak terpakai? Kenapa tak dimanfaatkan? Kali ini bahanperekat.com ingin mengajak Anda mengerjakan proyek kayu khusus membuat dekorasi dinding super unik. Letak uniknya, selain dari bentuk dekorasi dindingnya, juga terletak pada warna yang diaplikasikan. Kali ini, kami menerapkan finishing warna charcoal yang memang sedang naik daun belakangan ini. Supaya lebih jelas, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Baca juga : Penggunaan Lem untuk Laminasi Kayu yang Tepat sebagai Rahasia Dekorasi Luar Biasa

Alat dan Bahan

1. Beberapa potongan kayu. Kayu bekas furniture yang rusak, palet, atau kayu lainnya boleh Anda gunakan. Tapi jangan menggunakan kayu olahan seperti MDF dan particle board. Lantas berapa banyak potongan kayu yang dibutuhkan? Jawabannya ditentukan desain serta ukuran hiasan kayu yang ingin Anda buat.
2. Papan kayu untuk alas hiasan
3. Gergaji
4. Kain lap bersih
5. Amplas
6. BioVarnish warna sonokeling
7. Glaze Black
8. BioColours Top Coat Matte
9. Air suling untuk mengencerkan cat
10. Kuas
11. Paku (untuk memberikan kesan tua)
12. Pukul (pemukul paku)
13. Lem untuk laminasi kayu Crossbond X4crossbond untuk membuat dekorasi dinding

CS BahanPerekat
pagar tampil baru dengan Orchid

Sudah terkumpul semua alat dan bahan yang terdaftar di atas? Bila sudah, kumpulkan di ruang di mana Anda akan mengerjakan proyek. Pastikan juga sirkulasi udara di ruangan proyek lancar.

Baca juga : Info Penting Sebelum Pasang Wallpaper Kamar Mandi!

Langkah-langkah Hasilkan Dekorasi Dinding Warna Charcoal

1. Pertama-tama, tentukan dulu jumlah potongan kayu yang diperlukan. Karena itu, pikirkan desain hiasan yang Anda inginkan.
2. Misalnya, Anda ingin membuat hiasan dinding berukuran 70 x 50 cm. Dari ukuran tersebut, Anda perlu menyiapkan papan alas 70 x 50 cm. Sedangkan potongan kayu yang diperlukan berukuran 70 x 10 cm sebanyak 5 buah. Atau agar lebih variatif, Anda bisa menyiapkan 2 potongan berbeda pada tiap baris potongan. Misalnya untuk 10 cm pertama, siapkan dua potongan, 20 x 10 cm dan 50 x 10 cm. Selanjutnya pada baris kedua, Anda bisa menyiapkan 30 x 10 cm, 20 x 10 cm, dan 20 x 10 cm.
3. Ketika semua potongan kayu sudah dipotong, pastikan permukaannya bersih dan kering. Gunakan amplas untuk membersihkan sekaligus menghaluskan kayu. Bila memungkinkan, ukur MC kayu. MC ideal adalah 12%.
4. Siapkan BioVarnish Sonokeling lalu encerkan menggunakan air suling dengan perbandingan 1 : 1. Setelah itu tunggu kering, berikutnya lakukan pengamplasan. Lakukan secara ambang dan perlahan saja dengan tujuan agar permukaan finishing halus.
5. Berikutnya, siapkan Glaze Black. Glaze pada dasarnya adalah bahan finishing untuk memberikan efek khusus termasuk charcoal.
6. Encerkan dulu Glaze dengan perbandingan 1 banding 5 (1 untuk cat dan 5 untuk air). Aplikasikan secara merata, tunggu 5 menit lalu usap dengan kain bersih.
7. Tunggu sisa Glaze mengering. Selanjutnya lakukan pengamplasan. Lakukan secara ambang dan perlahan saja dengan tujuan agar permukaan finishing halus.
8. Aplikasikan top coat matte atau death matt. Setelah itu sampai permukaannya kering, berikutnya lakukan pengamplasan. Lakukan secara ambang atau hati-hati saja agar permukaan finishing halus.
9. Setelah semua potongan kayu difinish sesuai langkah di atas, siapkan papan alas kayu. Bersihkan, ratakan, dan keringkan.
10. Siapkan Crossbond X4. Lalu rekatkan potongan kayu pada alasnya menggunakan adhesive ini.
11. Lakukan pemakuan di sisi pojok potongan.
12. Biarkan lem mengering.
13. Selesai!

Baca Juga:  Mengapa Memilih Wallpaper Polos? Ternyata ini Alasannya

Nah, mudah bukan cara membuat hiasan dinding di atas? Semoga bermanfaat ya!

sambut ramadhan bersama biovarnish

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here