Lem kayu laminasi Crossbond hari ini akan membantu Anda membuat panel yang baik. Berikut ini kami paparkan 3 tips sederhana namun sangat krusial dalam menentukan kualitas wood and bamboo panel.

Kualitas panel kayu tak bisa lepas dari proses pembuatannya. Tahapan paling vital ialah saat komponen panel dilem. Seringkali masalah juga muncul saat langkah ini dijalankan.

Kesalahan yang terjadi berasal dari banyak faktor. Teknik merupakan salah satu hal yang harus dikuasai oleh para pengrajin. Namun selain persoalan keterampilan, pengetahuan kita pun harus benar dalam aplikasi pembuatan panel kayu. Ironisnya tak jarang terjadi kesalahan pembuatan panel karena masalah ini. Beberapa tahapan disepelekan yang menyebabkan kualitas panel menurun. Untuk menghindarinya, berikut ini beberapa saran dari Crossbond. Manufaktur lem yang telah lama melalang buana di industri woodworking ini akan membantu Anda yang masih awam di bidang perekatan.

3 Tips Penting Membuat Panel dari Lem Kayu Laminasi Crossbond

CS BahanPerekat

Berikut ini saran Crossbond untuk proses pembuatan panel yang baik dan benar.

1. Jangan Biarkan Serat Potongan Vertikal Kayunya Searah!

Kayu dipotong secara vertikal dan horizontal. Dalam pembuatan panel, memperhatikan arah serat pada tiap potongan ini sangat penting. Bila Anda letakkan komponen kayu secara mendatar, kita akan melihat bagian horizontal dan vertikal. Pastikanlah pada bagian vertikal (lihat gambar di atas), arah seratnya berbeda-beda. Ini dilakukan supaya kayu tidak melengkung. Ingat, kayu pada dasarnya mudah melengkung seiring berjalannya waktu. Bila arah seratnya berlainan, kayu akan memiliki arah lengkungan berbeda sehingga diharapkan terjadi keseimbangan yang membuat panel tetap lurus.

2. Menata dan Memperhatikan Area yang Dilem

Sebelum mengaplikasikan lem, tata dulu komponen panel Anda pada alat clamp press yang digunakan. Prediksikan bagaimana kayu nanti akan ditekan dengan clam press. Setelah yakin, aplikasikan Crossbond X4 pada salah satu ujung tiap komponen panel. Ingat, untuk tiap satu zona perekatan, cukup aplikasikan lem pada salah satu permukaannya saja.

3. Jangan Khawatir pada Noda Lem

Poin terakhir yang ingin digaris bawahi lem kayu laminasi Crossbond adalah mengenai munculnya noda lem. Biasanya, lem akan menyebabkan noda karena “muncrat” saat kayu diclamp. Hal ini membuat banyak orang enggan memberikan lem dengan jumlah yang memadai. Padahal hal ini salah. Muncratnya lem ialah tanda bahwa seluruh lapisan kayu sudah terkena adhesive tersebut. Asalkan tidak kelewat banyak, justru munculnya noda lem merupakan indikasi yang baik. Anda tak perlu khawatir dengan noda lemnya. Dengan lem seperti Crossbond, pembersihan bisa dilakukan dengan sangat mudah.

Demikian 3 tips membuat panel dari lem kayu laminasi Crossbond. Semoga bermanfaat!

CS BahanPerekat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here