alat makan kayu 4

Bosan dengan piring dan gelas yang itu-itu saja? Kenapa tidak mencoba menggunakan piring dari bahan organik seperti kayu dan anyaman bambu? Bagi Anda yang sedang mencari ide usaha, peluang seperti ini juga bisa dimaksimalkan. Tapi ingat, ada tiga hal yang harus Anda perhatikan terkait keamanan produk. Kayunya sudah pasti aman, tapi bagaimana dengan bahan lainnya?

Lem yang Digunakan

Untuk mendukung terwujudnya alat makan dari kayu yang aman, bahan pertama yang perlu Anda perhatikan adalah adhesive yang dipakai. Adhesive memang sering dipakai untuk pembuatan alat makan dan dapur dari kayu mulai dari piring laminasi, centong, talenan, hingga keranjang buah. Lem harus benar-benar bebas bahan toksik sehingga tidak meracuni konsumen yang menggunakan alat makan tersebut.

CS BahanPerekat

Di bahanperekat.com, lem yang kami sarankan adalah Ultra Phaethon. Apa saja keunggulan yang ditawarkan Ultra Phaethon sebagai lem untuk alat makan dari kayu? Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Memiliki daya rekat yang sangat kuat
2. Cocok untuk pembuatan wooden utensil termasuk wooden craft serta alat makan dari kayu
3. Sangat mudah digunakan
4. Tak mudah rusak terkena air, panas, hingga solvent sehingga menjadikan produk alat makan kayu lebih awet
5. Cepat kering
6. Murah
7. Berat kering yang tinggi
8. Tidak menyebabkan glue line
9. Cara aplikasi yang mudah

Adhesive ini juga bisa digunakan untuk pembuatan berbagai alat makan dari kayu hingga perlengkapan dapurnya. Lem PVAc water based ini juga bisa diterapkan untuk bahan kaya selulosa non kayu seperti bambu, rotan, dan serat alam yang lain.
Tingkat keamanan lem ini juga sudah disesuaikan dnegan standar keamanan internasional sehingga akan memudahkan usaha Anda yang ingin berkembang ke arah ekspor impor. Menarik bukan?

Bahan Finishing juga Harus Aman!

Selain lem yang dipakai, kita juga harus memperhatikan keamanan bahan finishing alat makan tersebut. Di antara Anda barangkali ada yang bertanya-tanya, bagaimana bila alat makan kayu tidak difinish saja? Tapi kami tidak menyarankan cara ini. Bagaimanapun juga, finishing adalah proses yang sangat vital karena mempengaruhi:

1. Tampilan akhir produk
2. Proteksi produk

Bila kayu dibiarkan tanpa difinish, justru dikhawatirkan kayu akan menjadi sarang bakteri yang berbahaya bagi kesehatan. Apalagi, saat ini mencari bahan finishing untuk alat makan tidaklah sesulit di masa lalu. Ada banyak pilihan yang tersedia. Beeswax misalnya.

Beeswax adalah lilin natural yang dihasilkan oleh serangga kecil lebah madu untuk membuat sarangnya. Lilin-lilin ini rupanya bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan termasuk untuk finishing kayu.

Finishing Natural untuk Meningkatkan Persepsi Masyarakat

Selain menerapkan lem dan bahan finishing yang aman, ada satu aspek lagi yang perlu Anda perhatikan. Aspek tersebut terkait dengan tampilan produk. Tampilan produk bagaimanapun juga akan mempengaruhi persepsi pembeli mengenai keamanan produk Anda. Karenanya aplikasikanlah tipe finishing yang mendukung. Salah satu yang bisa diandalkan adalah tampilan natural.

Ingat, alasan mengapa masyarakat menyukai produk natural adalah karena berbagai produk seperti itu dianggap lebih aman. Dengan kita mengaplikasikan finishing natural, harapannya, persepsi yang baik mengenai alat makan kayu kita pun meningkat.
Jadi intinya, perhartikanlah lem yang dipakai, bahan finishingnya, dan tipe finishing yang diterapkan. Dengan ketiga hal ini, usaha Anda pasti membuahkan hasil lebih baik.

alat makan kayu 5

Semoga bermanfaat ya!

CS BahanPerekat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here